Radar Astacita – Blora, Polemik yang melibatkan PT Pentawira Agraha Sakti (PT PAS) dengan sebagian warga Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, mendapat titik terang hari ini. Setelah melakukan aksi damai di depan lokasi perusahaan, salah satu perwakilan warga, Galuh WP, menegaskan bahwa warga pada dasarnya mendukung investasi yang masuk ke desa mereka, namun menuntut kepastian dan transparansi dari pihak perusahaan.
Aksi damai yang berlangsung tertib pada hari Jumat, 14 November 2025, tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap kegiatan investasi PT PAS. Sebaliknya, hal ini merupakan upaya warga untuk memastikan bahwa operasional perusahaan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
Tiga Poin Utama Tuntutan Warga
Ditemui setelah aksi, Galuh WP menyampaikan inti dari keberatan dan tuntutan warga Desa Jiken. “Kami tidak menolak investasi, warga justru mendukung, asalkan semuanya jelas,” ungkap Galuh.
Ia merincikan tiga poin utama yang menjadi fokus perhatian warga:
-
Kelengkapan Izin: Warga menuntut agar seluruh perizinan yang dibutuhkan PT Pentawira Agraha Sakti harus lengkap dan sah sebelum operasional penuh dilakukan.
-
Dampak Lingkungan: Perusahaan diminta untuk memperhatikan dan memastikan bahwa dampak lingkungan dari kegiatan operasional mereka dikelola secara profesional dan transparan agar tidak merugikan ekosistem dan kesehatan warga.
-
Kesempatan Kerja Transparan: Warga lokal, khususnya Desa Jiken, menuntut untuk diberi kesempatan kerja secara transparan di perusahaan. Hal ini untuk memastikan adanya keberpihakan perusahaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Yang kami inginkan adalah kejelasan. Izin harus lengkap, dampak lingkungan harus diperhatikan, dan warga lokal harus diberi kesempatan kerja secara transparan,” tutup Galuh.
Aksi ini diharapkan menjadi momentum bagi pihak PT PAS dan instansi terkait untuk duduk bersama dengan warga Jiken guna mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, memastikan investasi berjalan lancar, dan kesejahteraan masyarakat lokal terjamin. (Red)


