RADAR ASTACITA–PURWOREJO, keluhan masyarakat terkait sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati di ruas Kutoarjo–Ketawang, Kabupaten Purworejo, mendapat respons dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
“Tim sudah ke lokasi tadi malam untuk pengecekan kendala matinya PJU,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/9/2026).
Dari hasil pengecekan, ditemukan adanya persoalan pada jaringan atau kabel PJU. Kabel tersebut diketahui putus setelah tertimpa pohon.
“Jaringan/kabelnya putus karena tertimpa pohon dan kabel/jaringan tidak ada,” jelasnya.
Dishub kemudian melakukan konfirmasi kepada pihak PLN terkait keberadaan kabel tersebut. Berdasarkan hasil komunikasi, kabel yang ditemukan telah diamankan di PLN.
“Setelah konfirmasi ke PLN, kabel diamankan di PLN dan pagi ini akan ditindaklanjuti,” katanya.
Respons tersebut menjadi perkembangan baru setelah sebelumnya masyarakat menyoroti sejumlah titik PJU yang tidak berfungsi di ruas Kutoarjo–Ketawang. Berdasarkan pengecekan lapangan awak media, sedikitnya terdapat tujuh titik lampu penerangan yang ditemukan dalam kondisi mati, mulai dari kawasan Jembatan Semawung ke arah selatan.
Kondisi minim penerangan pada malam hari sebelumnya dikhawatirkan dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Dengan adanya pengecekan dan tindak lanjut dari Dishub, masyarakat kini berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan lapangan, tetapi segera berlanjut pada perbaikan sehingga penerangan kembali berfungsi.
Langkah cepat tersebut dinilai penting mengingat PJU bukan sekadar fasilitas pelengkap jalan. Penerangan yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara pada malam hari.
Publik kini menunggu realisasi tindak lanjut tersebut. Setelah penyebab gangguan diketahui, harapannya perbaikan dapat segera dilakukan sehingga ruas Kutoarjo–Ketawang kembali memiliki penerangan yang memadai.
(Okta)


