Radar Astacita – Banyumas, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Banyumas menggelar acara Sarasehan dengan tema “Bersatu, Berdaulat, bersama KORPRI, dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan anggota KORPRI ini dilaksanakan di Gedung Korpri pada Rabu (20/11/2025).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan pesan kunci mengenai penguatan integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta peran strategis KORPRI dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.
Evaluasi dan Refleksi Kinerja ASN
Bupati Sadewo menegaskan bahwa peringatan HUT KORPRI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum krusial untuk evaluasi dan refleksi mendalam terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Hari ulang tahun KORPRI adalah kesempatan bagi kita untuk menilai sejauh mana organisasi ini benar-benar hadir dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. ASN dituntut melayani lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kualitas diri dan kualitas organisasi harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Ia berharap KORPRI bertransformasi menjadi institusi penggerak, bukan hanya simbol identitas kepegawaian. KORPRI diharapkan hadir secara nyata dalam setiap layanan publik di Banyumas, menumbuhkan integritas, disiplin, gotong royong, serta cara kerja yang adaptif dan profesional.
“KORPRI harus menjadi kekuatan yang mendorong ASN bekerja dengan integritas dan disiplin, serta memastikan pelayanan publik lebih mudah, pasti, dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.
Bupati Sadewo berharap melalui momentum HUT ke-54 ini, para ASN dapat melangkah lebih mantap dalam membangun dan melayani masyarakat dengan hati, bekerja dengan standar profesional yang tinggi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Tuntutan Adaptasi Digital bagi ASN
Sementara itu, Staf Ahli Bupati, Arif Triyanto, yang juga menjadi salah satu narasumber sarasehan, menambahkan bahwa tantangan ASN saat ini tidak hanya terkait pelayanan langsung, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Anggota KORPRI sekarang harus melek digital. Transformasi pelayanan publik bergerak cepat, dan ASN harus mampu mengikuti. Penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan agar layanan kepada masyarakat semakin efektif dan efisien,” ungkap Arif Triyanto.
Menurutnya, literasi digital akan memperkuat kinerja ASN sekaligus menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan berbasis teknologi. (Arif)


