RADAR ASTACITA – BANYUASIN, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, secara resmi menghadiri dan memberikan arahan dalam acara Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Banyuasin periode 2025-2030. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Graha Sedulang Setudung, Kabupaten Banyuasin, pada Selasa (09/12/2025).
Dalam sambutannya usai prosesi pengukuhan, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Banyuasin terpilih, Edi Saputra, S.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan.
“Kami siap mendukung dan mensukseskan program Bupati Banyuasin. Sebagai ABPEDNAS, kami juga berkomitmen menjaga seluruh lembaga yang ada di desa agar tetap berjalan sesuai koridornya,” tegas Edi Saputra.
Sementara itu, Bupati Askolani dalam arahannya mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru. Ia menaruh harapan besar agar ABPEDNAS dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus penyeimbang dalam tatanan pemerintahan desa.
“Saya berharap hadirnya ABPEDNAS ini menjadi penyeimbang dan selalu menjaga keharmonisan tatanan pemerintahan di Desa khususnya, dan pemerintahan di Kabupaten Banyuasin pada umumnya,” ujar Askolani.
Fokus Pembangunan SDM dan Ekonomi Desa
Bupati Askolani menekankan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran vital dalam pembangunan ekonomi desa. Namun, ia menggarisbawahi bahwa investasi terpenting saat ini adalah pada pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Jabatan itu sementara. Prioritaskan pembangunan sumber daya manusia, karena membangun manusia jauh lebih sulit daripada membangun infrastruktur, berapa pun anggarannya,” pesan Bupati.
Dukung Program Prioritas Nasional dan Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Orang Nomor Satu di Banyuasin ini mengajak seluruh Kepala Desa dan anggota BPD untuk bersinergi mendukung program prioritas nasional dan daerah, antara lain:
-
Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem: Penggunaan keuangan desa harus berorientasi pada hasil nyata dalam penurunan angka stunting. Bupati juga meminta peran aktif BPD dalam pendataan riil untuk penurunan angka kemiskinan ekstrem nasional dengan mengenali lingkungan dan kondisi warga secara langsung.
-
Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Tanam: Bupati menginstruksikan untuk menghidupkan kembali Gerakan Tanam Sayur (Gertas) seperti menanam cabai di pekarangan, Gerakan Memelihara Ternak Unggas (Gemar Tugas), dan Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak). Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
-
Siaga Bencana Karhutla: Menjelang musim kemarau, desa diminta cepat tanggap dalam pencegahan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengaktifkan kembali posko siaga bencana di desa masing-masing.
Menutup sambutannya, Bupati Askolani berharap pelantikan ini menjadi momentum peningkatan kualitas pemerintahan desa demi kesejahteraan masyarakat.
“Dengan komitmen dan kerja keras dari seluruh anggota BPD yang ada, diharapkan berdampak positif terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin. Besar harapan agar amanah ini dijalankan sebaik mungkin demi terwujudnya Visi Misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera Berkelanjutan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuasin, Forum Kepala Desa, seluruh anggota BPD se-Kabupaten Banyuasin, serta jajaran pengurus ABPEDNAS yang baru saja dikukuhkan. (Subandrio)


