Radar Astacita – Blora, Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB tersebut mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”. Bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial kemasyarakatan.
Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Khristiya Lutfiasandi, S.H., M.H., hadir secara langsung bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) Blora beserta anggota, jajaran Kepala Seksi dan Kasubbag Kejari Blora, perwakilan pegawai serta jajaran Intelijen Kejari Blora.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kabupaten Blora H. Sutaat, serta Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora KH. Muharror Ali dan Ibunyai Hj. Ummi Hani’, bersama santri ndalem dan para santri serta santriwati.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan doa bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, foto bersama, dan ditutup dengan kegiatan ramah tamah.
Dalam bakti sosial tersebut, Kejari Blora menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok kepada Pondok Pesantren Khozinatul Ulum, di antaranya beras sebanyak 2 karung ukuran 25 kilogram, 2 krat telur, 3 kardus mi, gula sebanyak 10 kilogram, serta minyak goreng sebanyak 5 buah kemasan 2 liter. Selain bantuan sembako, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada para santri dan santriwati.
Penyerahan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung sekaligus membantu meringankan kebutuhan operasional pondok pesantren. Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Kejari Blora terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan generasi muda di Kabupaten Blora.
Kepala Kejaksaan Negeri Blora beserta jajaran juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Khozinatul Ulum. Kehadiran unsur Kejaksaan, IAD, Baznas dan lingkungan pesantren mencerminkan adanya sinergi berbagai elemen dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Kejari Blora ingin menegaskan bahwa penegakan hukum yang berintegritas, adil dan humanis tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di bidang hukum, tetapi juga melalui kepedulian, empati dan kehadiran institusi secara langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman, tertib dan kondusif. Momentum Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Kejari Blora dengan masyarakat serta turut membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
Kejari Blora – JATI: Jujur, Amanah, Totalitas, Integritas.


