RADAR ASTACITA – BLORA, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Blora secara resmi menyatakan kecaman keras terhadap Majalah Tempo edisi 12 April 2026. Edisi bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” tersebut dinilai memuat narasi dan visualisasi politik yang tendensius, tidak proporsional, serta berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru.
Ketua DPD NasDem Blora, Sri Sudarmini, didampingi jajaran pengurus harian, menegaskan bahwa konten tersebut telah melampaui batas kewajaran jurnalistik. Menurutnya, penggunaan metafora perusahaan terbuka (Tbk) dalam konteks partai politik membangun framing yang tidak berimbang.
“Pemberitaan tersebut telah melampaui batas kewajaran karena membangun framing yang tidak berimbang. Media seharusnya memegang prinsip verifikasi dan etika, bukan mengedepankan metafora politik yang memicu multitafsir dan kegaduhan di ruang publik,” tegas Sri Sudarmini dalam keterangannya, Jumat (17/04/2026).
Keberatan Atas Personalisasi Tokoh
Sekretaris DPD NasDem Blora, Yuyus Waluyo, menambahkan bahwa ilustrasi sampul (cover) majalah tersebut secara spesifik menyudutkan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. Ia menilai hal tersebut merupakan bentuk pembunuhan karakter yang dibungkus dalam produk jurnalistik.
“Kami mengecam penggunaan narasi dan visualisasi yang tidak proporsional ini. Ini berpotensi menyesatkan opini publik dan sangat menyinggung kami sebagai kader di daerah,” ujar Yuyus.
Senada dengan itu, Ketua OKK NasDem Blora, Danik Berliana, menekankan bahwa meski NasDem menghormati kebebasan pers, kebebasan tersebut tidak boleh lepas dari tanggung jawab etis. “Kami tidak anti-kritik, namun kritik harus berbasis data dan fakta, bukan konstruksi visual yang memperkeruh suasana politik,” katanya.
Analisis Internal: Bahaya Over-Interpretation
Ketua Bapilu DPD NasDem Blora, Sakijan, menyoroti adanya over-interpretation dalam pemberitaan tersebut. Berdasarkan analisa internal, istilah “PT” dan “Tbk” dianggap berbahaya karena dapat dipahami masyarakat sebagai fakta struktural, bukan sekadar satire. Hal ini mengaburkan batas antara opini dan fakta, terutama terkait wacana “merger” partai yang belum terverifikasi.
Pernyataan Sikap & Tuntutan Resmi
Sebagai bentuk tanggung jawab organisasi, DPD NasDem Blora secara kolektif menyatakan empat poin sikap dan tuntutan utama:
Pernyataan Sikap:
-
Mengecam keras pemberitaan Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang dinilai menyesatkan opini publik.
-
Menolak segala bentuk framing, spekulasi, dan visualisasi yang tidak berbasis fakta terverifikasi.
-
Menegaskan komitmen terhadap kebebasan pers yang konsisten dengan kode etik jurnalistik.
-
Mengajak semua pihak menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan objektif.
Tuntutan:
-
Meminta klarifikasi resmi dan permintaan maaf dari redaksi Majalah Tempo.
-
Menuntut hak jawab dan hak koreksi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
-
Mendorong Dewan Pers untuk melakukan penilaian objektif terhadap aspek etik pemberitaan tersebut.
-
Meminta media massa lebih berhati-hati dalam mengangkat isu politik sensitif guna menjaga kondusivitas publik.
DPD NasDem Blora menegaskan tetap solid dan fokus menjalankan kerja politik di daerah tanpa terpengaruh oleh upaya-upaya yang dianggap mendiskreditkan partai.


