RADAR ASTACITA – BLORA, Semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-276 mencapai puncaknya pada gelaran Kirab Budaya 2025, Sabtu (13/12/2025). Dalam acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinporabudpar ini, Kecamatan Blora tampil memukau dengan mengusung kearifan lokal.
Camat Blora, Hadi Praseno, didampingi sang istri, terlihat memimpin langsung rombongan kirab Kecamatan Blora. Dengan kekuatan personil mencapai ratusan orang, kontingen ini terdiri dari jajaran pejabat struktural, staf karyawan kecamatan, jajaran Forkopimcam Blora, serta para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Blora yang hadir lengkap bersama pasangan masing-masing.
Tidak hanya menampilkan barisan pemerintahan, Kecamatan Blora memberikan suguhan istimewa bagi ribuan penonton yang memadati rute kirab. Di barisan kedua, rombongan seni budaya tampil atraktif dengan menampilkan 3 dadak merak (Barongan), penari Pujangganong, serta puluhan gadis penari Jaran Kepang. Penampilan mereka diiringi oleh puluhan penabuh gamelan dan sound system yang membahana, menciptakan atmosfer meriah di sepanjang jalan.
Camat Blora, Hadi Praseno menjelaskan bahwa konsep yang diusung pihaknya tahun ini adalah optimalisasi potensi seni lokal.
“Ya, kami mengoptimalkan penampilan seniman tari barongan beserta krunya untuk memeriahkan Hari Jadi Blora ke-276. Ini adalah momen untuk pelestarian seni budaya Blora, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan digelarnya kirab ini, multiplier effect-nya bermanfaat untuk seluruh pelaku usaha UMKM, seniman, dan jasa lainnya,” ungkap Hadi Praseno di sela-sela kegiatan.
Semangat “Nyawiji Mbangun Blora”
Kirab Budaya tahun ini mengusung tema “Nyawiji Mbangun Blora, Akur Makmur Misuwur” (Bersatu Membangun Blora, Damai Makmur dan Terkenal). Tema ini dinilai relevan dengan capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Blora, Arief Rohman.
Kabupaten Blora dinilai berhasil melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Keberhasilan Bupati Arief beserta jajarannya dalam melobi Pemerintah Pusat membuahkan hasil dengan didapatkannya anggaran Inpres Jalan Daerah selama dua tahun berturut-turut (2024-2025). Selain itu, Pemkab Blora juga kembali mendapatkan kepercayaan pinjaman daerah dari Bank Jateng sebesar Rp 350 Milyar untuk pembangunan jalan (2022-2030).
“Refleksi Blora, Alhamdulillah kita terus tumbuh perekonomiannya, angka kemiskinan turun. Dengan adanya infrastruktur jalan dan jembatan yang baik, memudahkan masyarakat untuk beraktivitas ekonomi. Ke depan kita akan tingkatkan terus, termasuk pembangunan ekonomi kreatif ini, di mana seni dan budaya terus meningkat eksistensinya,” ujar Bupati Arief Rohman.
Apresiasi Pelaku Seni
Pelibatan seniman lokal dalam rombongan Kecamatan Blora mendapat sambutan hangat dari para pelaku seni itu sendiri. Yeyen, salah satu pelaku seni Barongan dari Dukuh Dluwangan, Kelurahan Kauman, mengungkapkan rasa bangganya dapat tampil mewakili kecamatan.
“Kami merasa sangat senang ditunjuk oleh Kecamatan Blora untuk tampil di Kirab Budaya Blora. Jadi perjuangan kami berlatih menari barongan tidak sia-sia, bisa dapat job dari Pemerintah. Semoga seniman Blora semakin maju dan sejahtera, sehingga kebudayaan kita bisa dilestarikan oleh generasi muda kita,” tutur seniman muda tersebut dengan antusias.
Kirab Budaya 2025 ini menjadi bukti nyata sinergitas antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni dalam merawat tradisi sekaligus mendorong roda perekonomian daerah. (Cak Roto)


