RADAR ASTACITA -WONOGIRI, Dalam upaya memastikan kesuksesan dan profesionalisme gelaran ajang tarung bebas “Blora Wani Senggel” (BWS), Promotor Hery Gafa melakukan kunjungan khusus ke kediaman Bondan Gemoy, tokoh di balik suksesnya event “Shaduk Jotosh”, di Wonogiri, Jawa Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan ini menjadi langkah strategis bagi Hery Gafa untuk mempelajari manajemen event olahraga tarung (combat sports) yang aman dan menghibur, mengingat Bondan Gemoy dikenal luas sebagai promotor yang berhasil menghidupkan skena tersebut lewat “Shaduk Jotosh”.

Kunjungan ini secara spesifik bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis dan non-teknis menjelang pelaksanaan Blora Wani Senggel (BWS) yang dijadwalkan akan mengguncang GOR Mustika Blora pada tanggal 8 Februari 2026.

Hery Gafa, selaku Promotor BWS, menyatakan bahwa belajar dari pengalaman mereka yang sudah sukses adalah kunci untuk menyajikan tontonan yang berkualitas bagi masyarakat Blora.

“Kami tidak ingin setengah-setengah. Saya datang langsung ke Wonogiri menemui Mas Bondan Gemoy untuk ‘ngangsu kawruh’ (menimba ilmu). Shaduk Jotosh adalah salah satu barometer event lokal yang sukses mengemas pertarungan menjadi sportainment yang menarik. Kami ingin mengadopsi standar keamanan, manajemen kerumunan, dan atmosfer seru tersebut untuk dibawa ke GOR Mustika nanti,” ujar Hery Gafa.

Dalam pertemuan hangat tersebut, kedua promotor berdiskusi panjang mengenai regulasi pertandingan, keselamatan petarung (fighter safety), hingga strategi promosi untuk menarik minat penonton muda. Bondan Gemoy menyambut baik inisiatif Hery Gafa dan memberikan dukungan penuh agar ekosistem olahraga tarung di Jawa Tengah, khususnya di wilayah Karesidenan Pati dan sekitarnya, semakin berkembang.

Event Blora Wani Senggel pada 8 Februari 2026 nanti diprediksi akan menjadi panggung pembuktian bagi para petarung lokal yang memiliki nyali besar. Dengan bekal ilmu dan masukan dari promotor senior Wonogiri, Hery Gafa optimis BWS akan berjalan sukses, tertib, dan menjadi kebanggaan warga Blora.