RADAR ASTACITA – BLORA, Koordinator Blora Anti Korupsi (BAK), Lilik Prayogo, mengungkap adanya dugaan praktik “setoran” terkoordinasi dalam program revitalisasi satuan pendidikan di Blora. Proyek strategis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 ini diketahui memiliki total pagu anggaran mencapai Rp38,1 miliar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lilik Prayogo membeberkan dugaan skema pemotongan dana yang disinyalir telah diatur untuk berbagai pihak. Total dugaan setoran mencapai 8% dari nilai anggaran yang diterima oleh setiap satuan pendidikan.

“Kami menerima informasi kuat adanya dugaan setoran proyek revitalisasi APBN 2025. Rinciannya, 4% diduga untuk Dinas Pendidikan, 2% untuk Kepala Sekolah, dan 2% lagi disetor ke ‘Pusat’,” ungkap Lilik Prayogo.

Menurut data yang dihimpun BAK, program revitalisasi ini berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten dan tersebar di 60 titik satuan pendidikan. Lilik menyayangkan jika dana besar yang seharusnya digunakan untuk perbaikan fasilitas belajar-mengajar justru menjadi bancakan.

“Jika dugaan ini benar, ini adalah bentuk korupsi yang sangat merugikan dunia pendidikan. Kualitas pembangunan fisik sekolah pasti akan dikorbankan untuk menutupi biaya setoran ini,” tegas Lilik.

Adapun rincian alokasi anggaran program revitalisasi satuan pendidikan APBN 2025 di Blora adalah sebagai berikut:

Satuan Pendidikan Jumlah Titik Total Anggaran
TK/PAUD 4 Rp464 juta
PNF (Pendidikan Non-Formal) 2 Rp858 juta
SD (Sekolah Dasar) 27 Rp19,1 miliar
SMP (Sekolah Menengah Pertama) 27 Rp17,6 miliar
TOTAL 60 Titik Rp38,1 Miliar

Mengingat besarnya nilai anggaran dan seriusnya dugaan yang ada, Blora Anti Korupsi (BAK) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan Negeri maupun Polres Blora, untuk segera proaktif.

“Kami minta APH untuk segera turun tangan mengusut temuan awal ini. Panggil dan periksa pihak-pihak terkait di Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan penerima manfaat. Jangan biarkan uang negara untuk pendidikan dirampok,” tutup Lilik.