Radar Astacita – Blora, Merasa kecewa karena janji perbaikan jalan oleh Bupati Arief Rohman yang diberikan saat Pilkada tak kunjung terealisasi, warga Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, akhirnya mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan jalan secara swadaya melalui kerja bakti massal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kerja bakti ini difokuskan di ruas jalan yang menghubungkan Dukuh Balongan, Dukuh Nggayer, dan Dukuh Kalitengah yang kondisinya kian memprihatinkan.

Kekecewaan Warga Memicu Aksi Swadaya

Ketua Karang Taruna Desa Jiken, Galuh WP, mengungkapkan bahwa keputusan untuk kerja bakti ini adalah hasil musyawarah warga yang sudah lama menantikan realisasi janji perbaikan infrastruktur jalan desa.

“Waktu Pilkada dulu, Bapak Bupati Arief Rohman menjanjikan perbaikan jalan di desa kami. Kami sudah menunggu lama, namun sampai saat ini janji itu belum datang. Daripada jalan makin rusak dan membahayakan, akhirnya kami putuskan untuk gotong royong perbaiki sendiri,” ujar Galuh WP.

Aksi ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat di kalangan masyarakat Desa Jiken. Mereka bahu-membahu memperbaiki kerusakan jalan demi kelancaran aktivitas sehari-hari, terutama akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Bantuan Material dari Tokoh Masyarakat

Meskipun melakukan perbaikan secara mandiri, warga mendapatkan dukungan signifikan dari tokoh masyarakat. Galuh WP menyampaikan bahwa perbaikan ini dapat dilakukan berkat bantuan material berupa 10 truk tanah urug yang disumbangkan oleh Bapak Sudaryanto, atau yang akrab disapa Bos Anto AC.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Sudaryanto atas bantuan 10 truk tanah urug. Bantuan ini sangat berarti untuk menguruk lubang-lubang di sepanjang jalan dukuh kami,” tambah Galuh.

Warga Desa Jiken berharap kerja bakti swadaya ini menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Blora, khususnya Bupati Arief Rohman, agar janji perbaikan infrastruktur dapat segera ditindaklanjuti dengan alokasi anggaran dan pekerjaan yang terencana. (Red)