Radar Astacita & Blora, Koordinator aksi, Galuh WP, yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Desa Jiken, Kecamatan Jiken, mengumumkan bahwa warga dan pemuda setempat yang tergabung dalam Karang Taruna Satria Buana Kusuma akan menggelar Aksi Damai Warga dan Karang Taruna Desa Jiken. Aksi ini bertujuan menuntut kejelasan izin operasional, komitmen dialog perusahaan, dan keadilan sosial bagi masyarakat.
- Tanggal: Senin, 11 November 2025
- Waktu: (Silakan tambahkan jam, jika ada)
- Tempat: Depan PT Pentawira Agraha Sakti (PT PAS), Desa Jiken
- Tema: “Tegakkan Keadilan Lingkungan dan Keadilan Sosial untuk Warga Jiken”
Latar Belakang Tuntutan: Janji Pimpinan Perusahaan Diingkari
Dalam keterangan pers yang disampaikan, Galuh WP menjelaskan bahwa aksi damai ini adalah respons atas diabaikannya kesepakatan mediasi yang telah dilakukan secara resmi.
“Kami telah menempuh jalur resmi mediasi bersama Kasat Intelkam Polres Blora, Pemerintah Desa Jiken, dan perwakilan PT PAS. Hasilnya, pihak perusahaan berjanji akan mempertemukan kami dengan pimpinan mereka, Bapak Alim, dalam waktu dua minggu. Namun, sampai hari ini, janji itu tidak ditepati!” tegas Galuh WP.
Selain janji dialog yang tak dipenuhi, warga juga menyoroti berlanjutnya operasional PT PAS tanpa kejelasan dokumen izin lingkungan dan operasional yang transparan.
“Pabrik tetap beroperasi, padahal izin UKL-UPL, AMDAL, Andalalin, serta izin operasional belum juga kami lihat kejelasannya. Apakah warga Jiken harus diam melihat aturan negara diabaikan begitu saja?” tambahnya.
Tiga Poin Utama Tuntutan Aksi Damai
Warga Jiken memastikan bahwa aksi yang dilakukan bersifat damai, non-anarkis, dan tanpa kekerasan. Tuntutan inti dari aksi 11 November 2025 adalah:
- Stop Operasi Sementara PT PAS: Menghentikan operasional PT Pentawira Agraha Sakti sampai seluruh izin resmi (UKL-UPL, AMDAL, Andalalin, dan izin operasional) diterbitkan dan disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat.
- Penuhi Komitmen Dialog: Mewujudkan dialog langsung yang jujur antara warga/Karang Taruna dengan pimpinan PT PAS (Bapak Alim) sesuai kesepakatan mediasi.
- Wujudkan Keadilan Sosial: Melibatkan warga lokal dan Karang Taruna secara proporsional dan transparan dalam proses rekrutmen tenaga kerja, pengelolaan limbah, dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Pesan Moral: Bukan Musuh, Tapi Mitra yang Menuntut Keadilan
Dalam penutup rilisnya, Koordinator Aksi Galuh WP menyampaikan bahwa warga bukanlah musuh perusahaan, melainkan pihak yang ingin hidup berdampingan secara adil dan bermartabat.
“Kami hanya ingin lingkungan kami bersih, udara kami sehat, dan generasi kami aman dari dampak industri yang tidak bertanggung jawab. Kami siap menjadi mitra, asalkan ada kejujuran dan itikad baik dari pihak perusahaan. Kami menyerukan: Stop operasi sementara PT PAS! Tegakkan aturan lingkungan hidup! Hargai kesepakatan mediasi!” tutup Galuh WP.
Warga dan Karang Taruna Desa Jiken berharap pihak Kepolisian dapat terus mengamankan jalannya aksi damai ini. Mereka juga berharap Pemerintah Desa dan Camat Jiken dapat berpihak pada kebenaran dan suara rakyatnya sendiri. (Red)


