RADAR ASTACITA – SUNGAI PENUH, Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah mobil Suzuki Escudo berwarna hitam hilang kendali dan terperosok ke area persawahan warga.
Kendaraan dengan nomor polisi BH 1746 RY tersebut dikemudikan oleh Amrudinal (66), warga Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Kota Sungai Penuh menuju Siulak. Namun, sesampainya di wilayah Desa Sungai Liuk, pengemudi diduga tiba-tiba pingsan sehingga kehilangan kesadaran saat berkendara.
Akibatnya, mobil kehilangan kendali, keluar jalur ke sisi kiri jalan, dan berhenti setelah terperosok ke lahan persawahan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan anggotanya segera merespons laporan warga.
“Kami menerima laporan warga sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP sesuai prosedur. Pengemudi juga langsung dievakuasi ke RSUD Mayjen Haji Thalib untuk mendapatkan pemeriksaan medis guna memastikan kondisinya,” tegas IPTU Into Sujarwo.
Temuan Fakta di Lapangan
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mencatat bahwa kondisi jalan di lokasi kejadian tergolong baik dengan aspal mulus, jalur lurus, dan cuaca cerah saat kejadian. Jalan tersebut juga dilengkapi marka kuning putus-putus. Namun, petugas mencatat minimnya rambu lalu lintas di sekitar titik kejadian yang merupakan kawasan permukiman dekat area persawahan.
Pemeriksaan terhadap kendaraan menunjukkan seluruh komponen berfungsi normal. Namun, penyelidikan polisi mengungkap fakta bahwa pengemudi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A.
Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp1,5 juta, yang sebagian besar disebabkan oleh kerusakan pada bagian bawah mobil akibat benturan dengan permukaan sawah.
Tindakan Kepolisian dan Imbauan
Pihak Satlantas Polres Kerinci telah mengambil langkah-langkah prosedural, mulai dari mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, hingga membuat laporan resmi.
Menutup keterangannya, Kasat Lantas Polres Kerinci memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara.
“Kita berharap masyarakat lebih waspada. Kondisi fisik pengemudi menjadi faktor penting keselamatan, terutama di jalur-jalur permukiman seperti Sungai Liuk. Selain itu, pastikan kelengkapan administrasi berkendara seperti SIM selalu dibawa,” pungkasnya. (Pai)


