Radar Astacita – Blora, Blora Creative Space (BCS) kini menjadi tuan rumah bagi pameran lukis tunggal bertajuk “Di Atas Kertas,” menampilkan karya-karya orisinal dari seorang seniman rupa asli Blora. Kegiatan ini secara signifikan diharapkan dapat mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Blora, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata melalui apresiasi kesenian yang lebih mendalam.
Pameran “Di Atas Kertas” dibuka pada awal Desember 2025. Pilihan waktu ini bertepatan dengan momen emosional seniman tersebut sekembalinya dari Jakarta, di mana karya-karyanya merupakan curahan perasaan terhadap tanah kelahirannya, Blora.
Dalam sebuah tulisan yang dipajang bersama salah satu karyanya, sang seniman mengungkapkan, “Telah cukup sudah rasanya menumpahkan kangen pada Blora sejak 2007. Sekembali dari Jakarta dan kembali tinggal di tanah kelahiran, hutan, sawah, Lusi, dan Kendeng telah kembali akrab di hati.”
Ia menjelaskan lebih lanjut proses kreatif di balik pameran ini, yang melibatkan media tak terduga:
“Telah pula mengkolaborasikan oleh-oleh dari Jakarta yaitu ‘lapak roso’ dengan perjalanan menikmati kangen yang tak berkeseduhan. Hingga memilih stop justru baru setelah setahun yang lalu terjadi. Ketika kelapa rongsokan bertemu segepok kertas bekas. Wallpaper bekas yang selalu menginspirasi tapi entah eksekusinya. Berbekal ide dari pengalaman dan keresahan yang saya alami, hampir semua tercurah di bentangan kertas. Jadi pameran tunggal ini adalah hasil elaborasi dari ide saya dan pengalaman di media rongsok.”
Karya-karya yang dipamerkan menunjukkan perpaduan antara pengalaman urban di Jakarta dengan keintiman suasana alam dan budaya Blora. Pemanfaatan media “rongsok” seperti kertas bekas dan wallpaper bekas juga memberikan dimensi unik pada pameran ini, menyoroti aspek keberlanjutan dan eksplorasi material dalam seni rupa.
Kehadiran pameran tunggal seniman lokal di BCS ini menjadi bukti nyata potensi Blora dalam bidang seni dan kreativitas. Diharapkan, kegiatan semacam ini akan terus berlanjut dan memacu kemajuan Blora di segala bidang perekonomian, khususnya sektor Ekonomi Kreatif. (Candra)


