RADAR ASTACITA – BLORA, Momen libur Natal menjadi waktu spesial bagi Agnes Rahajeng untuk pulang ke kampung halaman orang tuanya di Kabupaten Blora. Adik kandung Miss Indonesia 2014, Maria Rahajeng, ini memanfaatkan waktu mudiknya dengan bersilaturahmi ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, H. Arief Rohman, pada Kamis (25/12).
Dalam pertemuan hangat tersebut, Bupati Arief Rohman berbagi cerita mengenai transformasi sektor pertanian di Blora. Saat ini, para petani di Blora mulai beralih ke budidaya padi organik. Bupati menaruh harapan besar agar beras organik khas Blora ini mampu menembus pasar nasional dan menjadi produk unggulan daerah.
Mendengar hal tersebut, Agnes Rahajeng yang merupakan bakal calon peserta Puteri Indonesia 2026, memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Menurutnya, gerakan “Go Organik” adalah langkah visioner untuk masa depan Blora.
“Pertanian organik bukan sekadar tren, tapi langkah strategis untuk menciptakan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Ini cara kita menjaga kesuburan tanah sekaligus memastikan masyarakat mengonsumsi pangan sehat tanpa bahan kimia sintetis,” ujar Agnes.
Terinspirasi Ajaran Samin
Ketertarikan Agnes terhadap pertanian organik ternyata berakar dari kekagumannya pada kearifan lokal masyarakat Samin (Sedulur Sikep). Ia menilai prinsip hidup masyarakat Samin sangat relevan dengan isu lingkungan global saat ini.
“Saya belajar banyak dari Ajaran Samin. Mereka sudah lama menerapkan pertanian organik yang berlandaskan penghormatan terhadap alam. Penggunaan pupuk alami, praktik tumpang sari, dan prinsip tidak mengeksploitasi lahan adalah bentuk nyata filosofi nyawiji atau selaras dengan alam,” tambahnya.
Agnes berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan semangat anak muda, produk organik Blora dapat dikenal luas dan membawa kesejahteraan bagi para petani lokal dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem demi generasi mendatang.


